Menurut Mubarok Hasan, kegiatan ISIS yang mengatasnamakan dakwah Islam merupakan gerakan yang salah dalam agama Islam. "Islam tidak mengenal kekerasan. Para pengikut ISIS melukai dan mencoreng nilai-nilai Islam yang diajarkan oleh Rasul," jelasnya.
Selain menggelar teatrikal serta membentangkan spanduk berisi penolakan terhadap ISIS, mereka pun membagi-bagikan bunga mawar hitam bagi para pengguna jalan. Mawar hitam sebagai simbol Islam yang semula diibaratkan sebagai mawar putih berubah warna menjadi mawar hitam dengan adanya ISIS.
"Kami minta pemerintah untuk memperketat lebih para warganya yang memang akan ke luar negaranya. Baik yang akan berkunjung atau sekadar jalan-jalan. Jadi untuk menolak ISIS tidak hanya warganya, namun dari pemerintah pun harus juga memperketat. Sehingga, tidak ada lagi celah untuk ISIS merekut WNI," pungkasnya.
(Risna Nur Rahayu)