Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ritual Buang-Buang untuk Buaya "Penjaga" Sungai Kapuas

Dina Prihatini , Jurnalis-Senin, 30 Maret 2015 |07:01 WIB
Ritual Buang-Buang untuk Buaya
Ritual Buang-Buang untuk Buaya Penjaga Sungai Kapuas (Foto: Okezone)
A
A
A

PONTIANAK - Sungai Kapuas di Kalimantan Barat dipercaya masyarakat sekitar memiliki penjaga yang biasa disebut sebagai Kembaran Mak Tua, seorang nenek yang sudah meninggal dunia. Kembaran bagi masyarakat setempat merupakan sosok buaya yang kerap muncul namun tak mengganggu.

Kemunculan Kembaran ini diyakini masyarakat tak lepas dari ritual Buang-Buang yang sudah dilakukan puluhan tahun masyarakat Kampung Bansir dan sekitar pesisir Sungai Kapuas.

Hal itu diamini oleh tokoh pemuda setempat yang bernama Atut.

"Kalau masyarakat lupa dengan ritual "buang-buang" biasanya buaya langsung muncul. Tapi jika sudah dilakukan oleh tetua di kampung, buaya itu langsung pergi," katanya lagi.

Atut menambahkan, ritual Buang-Buang itu isinya berupa minyak, telur ayam kampung, benang, paku dan beras kuning.

Ia juga menambahkan buaya tersebut tidak pernah sama sekali mengganggu meski muncul di saat masyarakat melakukan aktivitas seperti mencuci, berenang maupun memancing di Sungai Kapuas.

"Paling buaya muncul berjarak tiga atau beberapa meter dari tempat kami mencuci atau memancing, tetapi ia hanya menunjukkan kepalanya saja. Dari saya kecil memang buaya tidak pernah mengganggu manusia asli Pontianak," tuturnya.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement