“Jadi di empat tempat tadi terdapat Safe House yang dipersiapkan teman-teman KBRI di sana. Jadi semua WNI yang masih berada di daerah yang dinilai rawan, akan diungsikan sementara ke Safe House terdekat,” ujar Lalu Muhammad Iqbal.
Pria yang akrab disapa Iqbal itu menambahkan, rencana untuk mengirimkan tim untuk membantu pihak KBRI Yaman sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Sebelumnya, Kemlu sudah berkomunikasi dengan Duta Besar (Dubes) Yaman, Oman, dan Arab Saudi, untuk meminta bantuan.
“Jadi, kami meminta bantuan dan fasilitas kepada mereka perihal upaya evakuasi untuk mengirimkan tim dari Indonesia. Karena tentu saja pesawat kami perlu izin masuk dan flight clearance untuk mendarat di bandara-bandara yang memungkinkan di sana. Jadi, teman-teman di tim pertama dan kedua baru bisa berangkat kalau sudah dapat Visa multiple dari tiga negara tersebut. Alhamdulillah saat ini kami sudah dapat semua itu,” ujar Iqbal.
“Jadi itulah skenario yang telah kami rencanakan. Namun, skenario ini sifatnya dinamis, pasti masih akan ada banyak perubahan ketika menghadapi kondisi baru ketika tim kami sampai di Yaman,” tambahnya.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.