Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ekspedisi De Houtman Hingga Tewas di Tangan Malahayati

Randy Wirayudha , Jurnalis-Kamis, 02 April 2015 |06:46 WIB
Ekspedisi De Houtman Hingga Tewas di Tangan Malahayati
Ilustrasi Wikipedia
A
A
A

JIKA saja pelaut Belanda, Cornelis de Houtman pada 2 April 420 tahun silam tak memulai petualangannya ke nusantara, mungkin sejarah bangsa Indonesia akan berbeda. Dengan empat kapal yang berangkat dari Amsterdam, De Houtman sukses mencari jalur rahasia mencapai nusantara.

Ya, De Houtman bersama Jan Huygen van Linschoten di bawah bendera kongsi perdagangan “Compagnie van Herre” (Perusahaan Jarak Jauh), mengomandoi empat kapal, “Amsterdam”, “Hollandia”, “Mauritius” dan “Duyfken”, mengitari rute yang biasanya ditempuh para pelatu Portugis (Portugal.red), sampai bisa mendarat di Banten, 27 Juni 1596.

Namun ekspedisinya bukan tanpa masalah. Dari empat kapal yang berangkat, hanya tiga yang selamat sampai nusantara. Dalam perjalanannya, para awak kapal juga diserang wabah sariawan, sampai hanya tersisa 249 awak yang tiba di Banten.

Awalnya, mereka disambut hangat oleh Kesultanan Banten. Tapi lantaran beberapa perilaku tak pantas para awak kapal, Sultan Banten mengusir De Houtman cs.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement