“Kami siap mengalokasikan dana UEP dan KUBE terhadap para mantan narapidana teroris yang tertarik mengembangkan usaha untuk menaikkan kesejahteraan keluarga mereka, ” lanjutnya.
Mensos menambahkan, akibat dari tindakan teroris berdampak langsung terhadap masyarakat, termasuk anak-anak. Karena itu, Kemensos membentuk Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC), Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA), Save House, serta pusat pelatihan yang salah satunya di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
“Kami juga memiliki Tim Spider yang sering disinergikan dengan pihak kepolisian dan Kemhan dalam berbagai tugas reunifikasi dan reintegrasi, salah satunya terhadap mantan kombatan Aceh,” tambahnya.
Langkah Kemensos yang begitu sigap terhadap tindakan terorisme tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya dari mantan pimpinan Al Qaeda di Asia Tenggara yakni Nassir Abbas.
“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi langkah cepat dari Kemensos dalam upaya mereduksi terorisme di Indonesia agar mereka kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, ” ujar Nassir.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.