Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Australia Tentang Penarikan Dubes dari Indonesia

Jihad Dwidyasa , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2015 |17:04 WIB
Warga Australia Tentang Penarikan Dubes dari Indonesia
PM Abbott putuskan tarik Dubes dari Indonesia (Foto: Reuters)
A
A
A

CANBERRA – Perdana Menteri (PM) Tony Abbott memutuskan melakukan penarikan Duta Besar (Dubes) Australia untuk RI, Paul Grigson, pasca-eksekusi mati dua gembong narkoba Australia. Namun, sebuah jajak pendapat menyatakan mayoritas warga Australia menentang keputusan Abbott itu.

Sebuah jajak pendapat telah dibuat oleh Lowy Institute for International Policy dengan melibatkan sebanyak 1.200 warga Australia. Hasilnya, hanya sebanyak 42 persen yang setuju dengan keputusan PM Abbott untuk penarikan Dubes Australia dari Indonesia.

Dalam jajak pendapat tersebut, ketika ditanya apakah eksekusi mati akan membuat dampak besar dalam berkurangnya minat melakukan perjalanan ke Indonesia, 63 persen dari total responden yang menjawab mengatakan, tidak akan ada bedanya.

“Meskipun PM Abbott menyatakan protes keras atas eksekusi mati dua warganya, tampaknya rakyat Australia lebih memilih berhati-hati dalam mengambil tindakan tegas terhadap Indonesia setelah eksekusi mati yang telah terlaksana,” ujar Direktur Lowy Institute, Michael Fullilove, seperti dikutip Sydney Morning Herald, Kamis (7/5/2015).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement