Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bareskrim Cekal DH, Tersangka Korupsi di SKK Migas

Bayu Septianto , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2015 |13:02 WIB
Bareskrim Cekal DH, Tersangka Korupsi di SKK Migas
Ilustrasi. (dok.Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bareskrim Polri mencekal seorang berinisial DH, tersangka kasus korupsi penjualan kondensat yang melibatkan SKK Migas dengan PT Trans Pasific Petrochemical Indonesia (TPPI). Korupsi itu ditaksir merugikan negara hingga Rp2 triliun.

"Sudah kita cekal DH, supaya tidak melarikan diri," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Victor Edison Simanjuntak, Kamis (7/5/2015).

Ia menambahkan, surat pencekalan telah dikirim sejak DH ditetapkan sebagai tersangka. "Sejak penetapan tersangka, begitu Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) keluar, kita juga layangkan surat pencekalan," tutur Victor.

Mantan Deputi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Migas itu diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam memproses penjualan kondensat. Ia dinilai tidak menerapkan lelang dalam penjualan kondensat itu.

"Yang jelas itu ada penunjukan langsung yang seharusnya ada lelang dulu. Yang lebih gawat lagi, bulan April 2009 sudah ada lifting dan penjualan, tapi kontrak kerja itu baru bulan Oktober,” pungkas Victor.

Sebelumnya, Hashim Djojohadikusumo, adik kandung politkus Gerindra, Prabowo Subianto turut mengomentari penyidikan korupsi yang melibatkan SKK Migas dan PT TPPPI. Ia dikabarkan pernah memiliki saham di perusahaan swasta itu.

Lewat keterangan tertulisnya, Hasim mengaku ikut mendirikan PT TPPI. Namun, pada tahun 1998, Hashim mengaku menyerahkan seluruh saham miliknya kepada BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional). Setelah itu ia tidak terlibat lagi dalam perusahaan itu.

"Setelah penyerahan saham itu, saya sama sekali tidak terlibat di TPPI. Bahkan, di tahun 2002, TPPI direstrukturisasi oleh BPPN tanpa melibatkan saya ataupun Al Njoo," ujar Hashim.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement