Tapi kadang, Soekarno harus ambil cuti untuk bekerja sebagai pegawai administrasi di Djawatan Kereta Api dengan gaji Rp165, demi menghidupi istri pertamanya, Oetari, serta dua anak Tjokroaminoto yang masih kecil, pasca-Tjokroaminoto ditahan Belanda.
Soekarno juga menggantikan Tjokroaminoto dalam hal pengajaran sampai bisa kembali kuliah ke Bandung, usai dibebaskannya Tjokroaminoto tujuh bulan setelah ditangkap.
Oleh karenanya ketika menulis tentang Soekarno dalam masa muda dan pendidikannya di Surabaya dan Bandung, dituliskan Cindy Adams dalam ‘Sukarno: An Autobiography As Told To Cindy Adams’, menyebut Surabaya sebagai dapur revolusi.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.