"Ya, waktu kita gerebek ternyata sudah kosong, jadi bocor," imbuhnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum mendapat informasi lanjutan pasca-pelaporan tesebut. Karena itu, pihaknya tidak mengetahui kelanjutan dari pemeriksaan kepolisian atas perusahaan jasa taksi berbasis aplikasi tersebut.
"Kita tidak tahu sekarang prosesnya sudah sejauh mana," jelasasnya.
Seperti diketahui, Taki Uber memiliki beragam jenis kendaraan untuk melayani konsumennya. Melalui aplikasi yang ditawarkan, bahkan pelanggan tidak memerlukan traksaksi tunai selama menikmati layanan mereka. (ang)
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.