JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Victor Edi Simanjuntak mengaku telah mendapatkan izin dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk memeriksa eks Dirut PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang menjadi tersangka dugaan korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat bagian negara, Honggo Wendratno di Singapura.
"Kami sudah dapat izin dari Kapolri untuk periksa tersangka HW di sana," kata Victor di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2015).
Victor menegaskan, pihaknya telah merencanakan pemeriksaan terhadap Honggo pekan depan. Namun, terkait kepastian harinya, penyidik masih akan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Singapura. "Kita akan koordinasi dengan KBRI di sana dulu," tegas Victor.
Seperti diketahui, saat ini Honggo dikabarkan tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura karena tengah menjalankan operasi jantung. Melalui pengacaranya, Honggo meminta diperiksa di negeri tersebut.
"Penasihat hukum meminta (Honggo) diperiksa di Singapura," jelas Victor.
Seperti diketahui kasus ini berawal saat penjualan kondensat bagian negara oleh SKK Migas kepada PT TPPI pada kurun waktu 2009 hingga 2010 dengan penunjukan langsung.
Penyidik menemukan sejumlah dugaan tindak pidana. Pertama, yakni penunjukan langsung PT TPPI olehBP Migas untuk menjual kondensat. Kedua, PT TPPI telah melanggar kebijakan wakil presiden untuk menjual kondensat ke Pertamina. PT TPPI malah menjualnya ke perusahaan lain.
Penyidik juga menemukan bahwa meskipun kontrak kerja sama BP Migas dengan PT TPPI ditandatangani Maret 2009, namun PT TPPI sudah menerima kondensat dari BP Migas sejak Januari 2009 untuk dijual.
Selain itu, PT TPPI diduga tidak menyerahkan hasil penjualan kondensat ke kas negara. Hingga saat ini, Bareskrim sudah menetapkan tiga tersangka yakni eks Kepala BP Migas Raden Priyono, mantan Deputi Ekonomi dan Pemasaran BP Migas, Djoko Harsono dan mantan Direktur Utama PT TPPI, Honggo Wendratno.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.