DENPASAR – Callista Rukmi Astanti, sahabat Margriet, diperiksa sebagai saksi pembunuhan Engeline Margriet Megawe atau Angeline. Ia diperiksa selama lima jam.
Selama pemeriksaan, dia menyatakan dicecar 32 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan yang diajukan seputar kehidupan Angeline, dan bagaimana Margriet mengurus anak angkatnya itu.
Callista menceritakan, Angeline selama hidupnya tidak pernah boleh main keluar membawa boneka oleh ibu angkatnya, Margriet. Seperti diketahui saat jenazah Angeline ditemukan, kondisinya sedang memeluk boneka.
Harris Arthur, anggota Tim Kuasa Hukum Pusat Pelayananan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Denpasar, mengatakan, pihaknya menduga bahwa Angeline dibunuh di kamar Margareta. Kesimpulan itu, kata dia, jika ditinjau berdasarkan kesaksian Callista.