JAKARTA - Ahmad Rifai selaku kuasa hukum Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua memastikan bahwa kliennya kembali tidak memenuhi pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mengaku tim hukum Rusli yang akan datang ke markas lembaga antirasuah ini.
"Iya, nanti tim hukumnya yang datang. Kalau hanya pemberitahuan (tidak hadir) saja, kan cukup tim hukumnya saja," kata Rifai saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/7/2015).
Menurut Rifai, pihaknya ingin menyampaikan pemberitahuan kepada KPK, bahwa kliennya tak dapat memenuhi pemeriksaan lantaran tengah mengajukan praperadilan. KPK, tambahnya harus menghormati langkah yang diambil oleh orang nomor satu di Pulau Morotai itu.
"Pemberitahuan bahwa klien kami sedang mengajukan praperadilan. Dan KPK juga harus menghormati proses hukum tersebut," tukas Rifai.
Sedianya, tersangka dugaan suap dalam sengketa Pilkada Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara di Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2011 itu kembali akan diperiksa KPK. Ini merupakan panggilan yang kedua untuk Rusli yang sebelumnya telah dipanggil pada 2 Juli 2015, namun mangkir.
KPK menetapkan Rusli sebagai tersangka dugaan suap sengketa Pilkada Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara di MK pada 26 Juni 2015 lalu. Dia diduga memberi uang sebesar Rp2,989 miliar kepada Akil Mochtar selaku Ketua MK saat itu, sebagai imbalan agar dimenangkan dalam sidang sengketa tersebut.
Dalam sengketa Pilkada Pulau Morotai yang diikuti 6 pasang calon pada 16 Mei 2011 itu, dimenangkan oleh pasangan Arsad Sardan dan Demianus Ice. KPU menetapkan pasangan tersebut sebagai Bupati/Wakil Bupati periode 2011-2016 dengan menerbitkan SK KPU pada tanggal 21 Mei 2011.
Lembaga antirasuah ini menjerat orang nomor satu di Pulau Morotai dengan Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.