Selama Perang Dunia II, Reunion berada di bawah otoritas Rezim Vichy sampai 30 November 1942, sebelum akhirnya pasukan Prancis kembali mengambil alih pulau dengan kapal Leopard. Reunion menjadi département d'outre-mer (Departemen Luar Negeri) Prancis pada 19 Maret 1946. Kode departemennya adalah 974.
Bagi para penikmat pantai bersih nan sepi, pulau Reunion bisa menjadi salah satu alternatif wisata. Sama halnya dengan banyak pulau di kawasan tropis, wisata bahari menjadi kekuatan utama di pulau tersebut. Selain itu, pulau ini juga dikenal dengan situs-situs bersejarahnya, termasuk beberapa gereja kuno.
Pemerintah Prancis telah memberikan status otonomi kepada pulau ini, di mana mereka memiliki pemerintahan sendiri yang dipimpin oleh Jean-Luc Marx sebagai Presiden Dewan Umum dan Nassimah Dindar sebagai Kepala Pemerintahan.
(Sindonews.com)
(Hendra Mujiraharja)