JAKARTA - Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mengatakan, Indonesia harus siap menghadapi ancaman nyata yang dapat menggerus pertahanan negara.
Namun, Ryamizard tidak memasukkan isu perang sebagai salah satu ancaman buat RI. Termasuk jika ada persengketaan dengan negara-negara tetangga se-kawasan ASEAN (Asia Tenggara).
"Kita sepakat, negara ASEAN kalau ada masalah diselesaikan secara damai. Sudah 48 tahun itu terjaga dan bisa dilaksanakan," katanya dalam acara 'Silaturahmi Menteri Pertahanan RI dengan Media Massa' di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (18/08/2015)
"Hubungan dengan Malaysia baik. Diplomasi pertahanan kita harus baik. Dengan demikian, ancaman perang belum ada," lanjut putra pejuang Mayjen (Anm) Musannif Ryacudu tersebut.