Share

Setelah China, Presiden Mesir Sambangi Indonesia

Emirald Julio, · Kamis 03 September 2015 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2015 09 03 18 1207686 setelah-china-presiden-mesir-sambangi-indonesia-GBMFqeqrgm.jpg Presiden Mesir dan Presiden China. (Foto: Reuters)

BEIJING – Presiden Mesir Abdel Fattah al Sisi akan melakukan kunjungan ke negara-negara Asia. Kunjungan Al Sisi akan diawali dari Singapura, lalu China, dan Indonesia. Tur dilakukan mulai 29 Agustus hingga 5 September 2015.

Seperti diberitakan Dailynewsegypt, Kamis (3/9/2015), ini bukan pertama kali Al Sisi melakukan kunjungan ke China. Pada Desember 2014, setelah pelantikan, dia langsung mengunjungi China untuk membicarakan kesepakatan investasi.

Kunjungan ke Asia ini dilakukan dua hari setelah mengunjungi Rusia. Selama di Moskow, Al Sisi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, mendiskusikan hubungan bilateral, khususnya sektor ekonomi dan energi. Mereka juga saling bertukar pendapat dalam masalah regional dan masalah terorisme.

Al Sisi juga bertemu Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoygu, di Moskow sebelum kembali ke Kairo untuk mendiskusikan kerjasama dalam bidang militer antara Mesir dan China.

Pada Minggu 30 Agustus 2015, Al Sisi mengunjungi Singapura, berdekatan dengan perayaan kemerdekaan ke 50 dari Singapura.

Al Sisi bertemu dengan Tony Tan dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong untuk menguatkan hubungan kedua negara. Mereka mendiskusikan pengalaman Singapura dalam berbagai hal termasuk pengembangan dan manajemen pelabuhan, meningkatkan kualitas dan teknis di bidang pendidikan, dan manajemen dan penyulingan sumber daya air.

Pada Selasa 1 September 2015, Al Sisi mengunjungi China hingga hari ini demi meningkatkan investasi di Mesir dan untuk menghadiri perayaan kemerdekaan China ke 70.

Pertemuan ini membuahkan hasil perjanjian Comprehensive Strategic Partnerhip dan perjanjian kerjasama dalam meningkatkan kapabilitas energi.

Dengan pertemuan ini diyakini Mesir akan diberikan pinjaman oleh Chinese Development Bank sebesar USD100 Juta untuk proyek kecil dan menengah yang akan dimulai di negara tersebut.

Agenda tur terakhir di Asia Al Sisi akan di akhiri dengan kunjungan ke negara Indonesia, pada 3–5 September 2015.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini