Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pencopotan Buwas Timbulkan Konflik Segi Empat di Polri

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2015 |07:19 WIB
Pencopotan Buwas Timbulkan Konflik Segi Empat di Polri
Kabareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Presedium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengungkapkan pencopotan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) akan membuat konflik segi empat di korps bhayangkara tersebut.

Diketahui, pria yang akrab disapa Buwas itu dicopot sebagai Kabareskrim dan akan bertukar posisi dengan Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar.

Menurut Neta, konflik segi empat akan terjadi antara Polri dengan elite penguasa, Polri dengan koruptor, Polri dengan konglomerat hitam, serta konflik di internal Polri itu sendiri.

"Akibatnya penunjukan pengganti Buwas pun menjadi alot dan diwarnai tarik menarik antar kepentingan pihak-pihak yang berkonflik ini," ucap Neta melalui keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Jumat (4/9/2015).

 Budi Waseso Tak Tahu Dicopot Jabatan Budi Waseso

Neta mengungkapkan, pada mulanya pihak dari elit penguasa 'meminta' agar jabatan Kabareskrim diberikan kepada Kepala BNPT Komjen Pol Saud Usman Nasution untuk bertukar posisi dengan Buwas. Namun, hal itu ditolak oleh sebagian besar elite Polri.

"Karena mengingat Saud adalah Akpol angkatan Tahun 1981, satu angkatan dengan mantan Kapolri Sutarman," ungkap Neta.

Dijelaskan Neta, elite korps Bhayangkara sendiri telah bernegosiasi untuk mempertahankan Buwas dari jabatannya. Namun, para elite penguasa tetap saja menginginkan agar Buwas segera diganti.

"Akhirnya, pada Kamis malam ini Polri mengumumkan nama Anang Iskandar menjadi Kabareskrim," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti membenarkan adanya mutasi di internal Polri. Di mana posisi Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso akan bertukar posisi dengan Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement