Sehingga pada Senin tanggal 14 September disepakati sebagai tanggal 1 Dzulhijah 1436 Hijriah. "Kemudian tanggal 10 Dzulhijah Jatuh pada tanggal 23 September," katanya.
Meski demikian, Nadjib mengaku tidak mempersoalkan perbedaan yang terjadi. Ia juga meminta segenap pihak untuk menghormati perbedaan tersebut. Pasalnya, perbedaan tidak hanya terjadi kali ini saja.
Sebelumnya, juga kerap terjadi perbedaan baik saat Idul Adha, Idul Fitri hingga penentuan awal bulan Ramadan.
"Kami tidak ingin berhadap-hadapan dengan pemerintah hanya karena berbedanya penetapan. kami menghormati keputusan pemerintah. Kami hanya menghitung dan mengumumkan sehingga terserah keputusan masyarakat mau memilih yang mana," tutup mantan Komisioner KPU Jawa Timur ini.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.