"Pemerintah harus melihat sesungguhnya masalahnya pada konflik agraria, semua kekayaan bukan digunakan sebesar-besar untuk kemakmuran rakyat sebagaimana mandat UUD 1945," ucap Kent.
Seperti diketahui, Salim Kancil dibunuh secara sadis akibat penolakannya terhadap pertambangan di kampungnya di Desa Selok Awar-Awar. Ia menolaknya karena merusak lingkungan seperti lahan pertanian.
Sementara rekannya, Tosan, juga dianiaya hingga kritis. "Cara-cara brutal tersebut tidak perlu dipilih sebagai pendekatan penyelesaian konflik agraria karena hanya akan memicu korban," pungkasnya.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.