Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terus mencari solusi terhadap permasalah pembakaran di rumah ibadah itu. Bahkan dalam rapat kemarin sudah disepakati pembongkaran sebagian rumah ibadah tanpa izin tersebut.
Paska-bentrokan, Dulmusrid mengatakan, dirinya bersama Bupati langsung turun menenangkan massa dan berkordinasi dengan para pihak termasuk tokoh agama.
“Belum memungkinkan kita buat pertemuan, tapi tadi sudah kita koordinasikan dengan semua,” ujarnya.
Sementara kondisi di lokasi bentrokan hingga malam ini masih mencekam. Bukan hanya di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan tempat terjadinya bentrokan dan Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah lokasi pembakaran rumah ibadah saja yang mencekam.
“Kampung-kampung dekat lokasi ini menurut laporan juga masih dalam suasana mencekam. Aparat TNI dan polisi masih berjaga-jaga untuk mencegah kemungkinan adanya bentrok susulan, ada ratusan petugas di lapangan,” sebutnya.