Sementara itu Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian mengatakan, Taman Nasional Sembilang merupakan salah satu kawasan penyangga ekosistem dunia. "Ini bisa menjadi kawasatan wisata yang eksotis," jelasnya.
Ribuan bahkan puluhan ribu burung migran asal Siberia dapat disaksikan di Sembilang yang mencapai puncaknya pada Oktober. Hal ini merupakan atraksi burung migran yang menarik untuk diamati, karena dapat mendengar secara langsung suara gemuruh burung-burung tersebut terbang bersamaan dan menutupi suara debur ombak Selat Bangka.
Untuk mencapai TNS dapat ditempuh menggunakan spedboat, bisa naik dari bawah jembatan Ampera, menempuh jarak sekira dua jam menyusui sungai rawa. Selama perjalanan, akan disambut dengan satwa dan flora TNS. "Selain burung migran, juga ada lumba-lumba air tawar, gajah, buaya, dan sejumlah founa lainnya," katanya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.