Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AS-Kurdi Bersatu Bebaskan Sandera yang Ditahan ISIS

AS-Kurdi Bersatu Bebaskan Sandera yang Ditahan ISIS
Militer AS ikut membebaskan sandera yang ditahan ISIS. (Foto: AFP)
A
A
A

HAWIJA – Pasukan Amerika Serikat (AS) dan komando Kurdi melakukan operasi gabungan untuk menyelamatkan puluhan sandera. Penyelamatan dilakukan dengan menyerbu ke penjara milik kelompok militan ISIS.

Seperti diberitakan BBC, Jumat (23/10/2015), sekira 70 orang dibebaskan, dan terlepas dari eksekusi yang disebut oleh Pentagon akan segera dilakukan.

Seorang serdadu AS tewas dalam serangan ini akibat luka tembak, sementara empat orang prajurit Kurdi terluka, sedangkan lima militan ISIS ditangkap dan sejumlah lagi terbunuh.

Operasi ini berlangsung di Kota Hawija, Irak Utara. Dari hasil operasi intelijen ditemukan bahwa para sandera ini segera dieksekusi.

Juru bicara Pentagon menyatakan operasi ini merupakan permintaan dari pihak berwenang regional Kurdi dan bersikukuh bahwa AS tidak mengubah taktik mereka di peperangan ini.

Presiden Barack Obama menegaskan bahwa AS tidak akan mengirimkan pasukan darat dalam perang ini, dan penyerbuan ini adalah sebuah "situasi yang unik", menurut juru bicara Pentagon.

Termasuk mereka yang dibebaskan adalah 20 orang pasukan Irak, sedangkan pihak dewan keamanan Kurdi mengatakan tak ada dari sandera itu yang merupakan orang Kurdi.

Pasukan gabungan yang dipimpin ASmelakukan serangan udara setiap hari terhadap posisi-posisi ISIS di Irak dan Suriah selama lebih dari satu tahun terakhir.

(Hendra Mujiraharja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement