"Kontes sapi sono' merupakan budaya Madura yang harus dilestarikan, sehingga kontes ini rutin digelar setiap tahun," imbuhnya.
Salah satu pemilik sapi sono', Sugiyanto mengatakan, untuk bisa ikut kontes, sapi tersebut harus dilatih dan dirawat sedemikian rupa mulai memberi minum yang teratur hingga diberi gula aren dan beras hitam.
"Minumnya harus teratur mulai dari 5 sampai 6 kali setiap hari, terus dikasih gula aren dan bubur ketan hitam," kata Sugiyanto.
Selain itu, sapi itu saat dilatih harus diiringi dengan musik saronen yakni sejenis gamelan yang merupakan musik khas Madura. Musik ini biasanya dinyanyikan oleh sinden.
(Risna Nur Rahayu)