Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemimpin Taiwan-China Bertemu, Aksi Protes Bermunculan

Jihad Dwidyasa , Jurnalis-Sabtu, 07 November 2015 |10:48 WIB
Pemimpin Taiwan-China Bertemu, Aksi Protes Bermunculan
Gelombang protes warga Taiwan pro-demokrasi bermunculan (Foto: The Independent)
A
A
A

TAIPEI – Hari ini pemimpin tertinggi Taiwan Ma Ying-jeou mengadakan pertemuan yang dinilai bersejarah dengan Presiden China Xi Jinping di Singapura. Xi Jinping dan Ying-jeou dilaporkan akan bertemu sekira pukul 15.00 waktu setempat di salah satu hotel mewah Negeri Singa.

Sementara di Singapura para delegasi kedua negara bersiap mengadakan pertemuan bersejarah, aksi protes mulai bermunculan dari masyarakat di Kota Taipei, Taiwan.

Sebanyak 100 demonstran pada hari ini mulai memenuhi jalan-jalan di Kota Taipei untuk menuju Gedung Parlemen Taiwan dan menggelar aksi protes.

“Sebagai pemimpin yang tidak mewakili opini publik, Ying-jeou tidak memiliki hak untuk bertemu Presiden (Xi Jinping) itu,” tegas salah seorang demonstran, Chen, sebagaimana dikutip The Guardian, Sabtu (7/11/2015).

Sebagaimana diberitakan, sejak beberapa pekan terakhir pemimpin tertinggi Taiwan Ma Ying-jeou memang telah dijadwalkan untuk terbang ke Singapura dan mengadakan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping.

“Pertemuan yang akan saya lakukan dengan Presiden Xi Jinping pada hari ini semata-mata untuk masa depan rakyat Taiwan. Tentunya persoalan perbatasan juga akan dibahas nanti,” ujar Ying-jeou sebelum terbang ke Singapura.

“Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menceritakan masa lalu dan mendiskusikan masa depan. Melalui pertemuan ini kami akan memperkuat perdamaian di selat dan tetap memelihara status quo,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, pertemuan antara pemimpin tertinggi Taiwan dan China yang akan dilaksanakan pada akhir pekan ini memang bertepatan dengan demonstrasi anti-China yang dilakukan warga Taiwan beberapa pekan terakhir menjelang pemilu presiden dan Parlemen Taiwan yang akan berlangsung pada Januari 2016. 

Beberapa pihak menilai bahwa pertemuan Presiden Xi Jinpin dan pemimpin tertinggi Taiwan Ma Ying-jeou nanti di Singapura bertujuan menekan Pemerintah Taiwan untuk tetap menjadi bagian dari negaranya.

(Jihad Dwidyasa )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement