Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Mesti Belajar dari Penembakan di Prancis

Dedy Afrianto , Jurnalis-Sabtu, 14 November 2015 |14:15 WIB
Indonesia Mesti Belajar dari Penembakan di Prancis
Serangan teroris di Prancis. (Foto: AP)
A
A
A

JAKARTA – Serangan teroris di Prancis mendapatkan perhatian dari masyarakat Indonesia. Beragam pendapat dilontarkan untuk menyikapi peristiwa itu.

Salah satu pegawai swasta di DKI Jakarta, Handaya mengatakan, kejadian tersebut tidak seharusnya terjadi di negara maju seperti Perancis. "Tak seharusnya terjadi, itu tidak manusiawi. Pasti ada kepentingan politik di balik kejadian ini,” ujarnya kepada Okezone, Sabtu (14/11/2015).

Menurutnya, Indonesia harus waspada dan belajar dari serangan teroris di Prancis. Terlebih Indonesia merupakan negara multikultur yang rentan terjadinya konflik.

"Indonesia harus mampu belajar, hati-hati terhadap konflik politik. Jangan sampai memicu kejadian seperti di Prancis", ucap Handaya.

Warga DKI lainnya, Jaja menduga serangan di Prancis berkaitan dengan politik sepakbola. "Saya sudah baca beritanya. Menurut saya, kemungkinan besar itu dilatarbelakangi oleh sepakbola. Prancis kan ingin menjadi tuan rumah Piala Eropa. Jadi kemungkinan ada pihak yang berencana menggagalkan itu,” tuturnya.

Sebelumnya, terjadi ledakan di dekat stadion saat tim nasional sepakbola Prancis bertanding melawan Jerman dini hari tadi. Bahkan di sekitar lokasi teroris melakukan tembakan yang membabi buta. Kemudian puluhan orang disandera.

(Abu Sahma Pane)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement