Menteri Pertanian Rusia, Alexander Tkachev, mengatakan bahwa sekira 15 persen dari produk pertanian Turki gagal memenuhi standar Rusia.
Tindakan yang dilakukan Pemerintah Rusia ini dinilai sebagai aksi balasan atas peristiwa ditembak jatuhnya jet tempur Su-24 oleh Angkatan Udara Turki.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menolak minta maaf kepada Rusia atas penembakan pesawat jet tempur Su-24 Rusia di perbatasan Suriah-Turki. Erdogan mengatakan, insiden itu karena kesalahan jet tempur Rusia yang melanggar wilayah udara Turki.
Namun, Rusia telah menyangkal tuduhan itu. Dubes Rusia untuk RI, Mikhail Galuzin menegaskan, pesawat tempurnya itu dari awal hingga ditembak jatuh berada di wilayah Suriah dan sebelumnya sedang melakukan operasi militer terhadap kelompok ISIS di sana.
(Jihad Dwidyasa )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.