Momentum inilah, menurut CBS, yang membuat publik AS melihat sosok pendiri Trump Entertainment Resort itu sebagai pemimpin yang paling tepat untuk membawa AS jaya menangani terorisme.
Publik AS ternyata semakin tertarik dengan Trump karena ia menjadi satu-satunya kandidat yang berani menyerukan pemantauan masjid dan mengusulkan larangan bagi umat Muslim memasuki AS.
Sekira empat dari 10 pemilih Partai Republik mengatakan, kualitas paling penting dalam kandidat adalah kepemimpinan yang kuat, kejujuran, empati, pengalaman atau elektabilitas. Dan semua kriteria ini terealisasikan dalam satu sosok, yakni Donald Trump.
“Dia akan mengawas ketat para Muslim itu. Dia akan menjaga aksi heroik itu bersama segenap masyarakat AS. Ia pasti mengawasi para pengungsi dan menghentikan para pengungsi beragama Islam masuk ke AS,” ujar Bettina Norden (60), seorang petani dari Springfield, Oregon, AS.

Dalam jajak pendapat tersebut dihasilkan, sebanyak 40 persen masyarakat AS memandang Trump sebagai kandidat capres yang paling menyakinkan untuk mengatasi ancaman terorisme. Disusul teman separtainya, Ted Cruz di urutan ketiga dengan perolehan 30 persen, Marco Rubio 20 persen, Jeb Bush 17 persen dan Ben Carson 16 persen.
Sementara posisi kedua diberikan kepada kandidat capres dari Partai Demokrat, Hillary Clinton dengan perolehan 35 persen.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.