“Rusia juga mengirim Kapal Selam Rostov-on-Don ke Laut Mediteranea, di mana Rusia juga memelihara pangkalan di Tartus. Kapal selam tersebut dipersenjatai misil penjelajah ‘Kalibr’ 3M-54,” lanjut laporan tersebut.
Sebelumnya, Rusia pernah mengirim dua kapal selam lainnya dan satu unit Kapal Penjelajah “Moksva” yang dibekali misil S-300 di timur Mediteranea. Belum lagi Angkatan Udara Rusia juga masih bercokol di pangkalan udara milik Suriah, Hmeimim di Latakia.
Di pangkalan yang disediakan pemerintah Suriah rezim Presiden Bashar al-Assad itu, Rusia menempatkan sekitar 55 jet tempurnya, termasuk Sukhoi Su-30, Su-24, Su-25, Su-34, serta tujuh helikopter Mil Mi-24 dan lima Mil Mi-8.
Terakhir, Rusia memperkaya kekuatan militernya di Pangkalan Hmeimim dengan sistem pertahanan udara Panstir-S1, Buk-M2, S-200, Pechore-2M dan S-400, serta perlengkapan radar Kraskuhka dan Whicymijmh.
Kendati mesin-mesin perang Rusia ini disebutkan Rusia sebagai kekuatan pendukung untuk menggempur ISIS, bukan tidak mungkin penempatan-penempatan itu merupakan upaya awal Rusia untuk bersiap membuka perang terbuka dengan Turki, terkait ketegangan dua negara akibat insiden Sukhoi Su-24 yang ditembak jatuh Turki, November lalu.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.