"Nikah siri tidak dicatat, seluruh KUA kita membentuk zona integritas. Bandung, Surabaya, dan kota-kota lain. Seluruh penghulu kita fakta integritas," imbuhnya.
Meski demikian, Lukman menyebut, jika memang terdapat penghulu yang masih menarik biaya, lebih-lebih menikahkan siri, ia menyebut sebagai oknum. Ia mengimbau agar masyarakat tidak tergoda dengan rayuan oknum tersebut.
"Kalau ada sinyalemen, pasti itu oknum yang mengtatasnamakan KUA. Masyarakat agar tidak tergoda dengan ajakan (nikah siri) itu," tukasnya.
Seperti diketahui, beredar iklan layanan nikah siri di Kabupaten Pasuruan. Saat Okezone mengonfirmasi iklan tersebut, penyedia jasa juga menawarkan gadis janda seharga Rp4 juta dan perawan Rp30-35 juta yang siap untuk menjadi pasangan nikah siri.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.