"Setelah dikepung, Robot dan Wayan Permana Yasa ini tersungkur. Kita tidak tahu siapa yang menusuk korban ini. Pokoknya setelah dikepung langsung dua orang tersungkur begitu saja," ujarnya.
Pihaknya langsung memisah dua belah pihak. Korban dibawa ke Blok D sementara yang mengalami luka-luka dibawa ke Blok A. Saat itu suasana di lapas langsung ramai. Semua penghuni berteriak-teriak.
"Saat itu juga saya menghubungi Polresta, Polres Badung, dan Polda Bali. Dan semua korban dibawa ke rumah sakit," ujarnya.
Dia mengatakan, Wayan Slamet merupakan penghuni baru Lapas Kerobokan atas kasus pembunuhan Manager Royal Place Karaoke dan Spa di Jalan Diponegoro, Denpasar beberapa waktu lalu.
Sementara akibat peristiwa itu, polisi mengamankan 15 penghuni lapas. Pelaku penusukan dan motif penusukan dua korban masih diselidiki. Sunarto juga memastikan, anggota Laskar Bali dan Baladika yang sedang berkunjung di lapas, tidak terlibat dalam kerusuhan yang berujung kematian tersebut.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.