Share

Libur Tahun Baru, Pengunjung KBS Naik 20 Persen

Nurul Arifin (okezone), Okezone · Senin 04 Januari 2016 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 04 519 1280414 libur-tahun-baru-pengunjung-kbs-naik-20-persen-6Cz4oCfJAp.jpg Kebun Binatang Surabaya

SURABAYA- Jumlah pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada libur tahun baru ini meningkat hingga 20 persen. Angka itu terhitung dari 1-3 Januari 2016 di mana pengunjung KBS mencapai 102.288 orang.

"Ada peningkatan sekitar 20 persen dibanding periode liburan tahun baru tahun 2015 lalu," kata Plt Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Aschta Boestani Tajudin, Senin (4/1/2016).

Meningkatnya pengunjung KBS sudah diprediksi mengalami peningkatan selama liburan tahun baru karena bertepatan dengan liburan sekolah. Pada hari Minggu 3 Januari 2016 tercatat pengunjung KBS mencapai 25.946 orang.

Aschta juga menyebut dari momentum tahun baru mulai tanggal 1-3 Januari, pihak KBS memperoleh pendapatan sekitar Rp1,6 Miliar.

"Jumlah itu di luar penghasilan parkir karena kita serahkan ke pihak vendor," jelasnya.

Aschta berharap, keberadaan vendor ini diharapkan mampu mengurangi kebocoran parkir yang selama ini terjadi. Pasalnya, vendor parkir akan menyetor laba bersih sebesar Rp30 juta per bulan. Nilai tersebut tentunya lebih besar dibanding pendapat bagi hasil yang selama ini rata-rata di bawah Rp20 Juta per bulan yang disetor ke pihak KBS.

Ia juga menjelaskan, pada liburan Natal dari 24-27 Desember 2015 jumlah pengunjung KBS mencapai 107.074 pengunjung. Dibanding tahun 2014 pada periode yang sama mengalami peningkatan hingga 28 persen.

"Berdasarkan klasifikasi wisata di dalam KBS, pada Minggu lalu wisata perahu menduduki peringkat pertama dengan 2.430 orang. Kemudian disusul dengan Children Zoo sebanyak 675 orang, kemudian tunggangan Gajah mencapai 305 pengunjung," jelas mantan Direktur Oprasional KBS ini.

Aschta juga mengatakan, meningkatnya jumlah pengunjung KBS ini dipengaruhi sejumlah faktor yang dilakukan oleh manajeman KBS. Pertama adalah persoalan harga karcis yang tergolong murah dan akses terjangkau. Kemudian respon positif perbaikan dengan pembenanahan kondisi KBS.

"Sepeti banyak yang bicara kok KBS sekarang tidak bau lagi, kok jalannya sudah bagus, koleksi satwa nya sehat. Belum lagi dengan isu yang aneh-aneh justru menyumbang sekian persen seperti masalah orangutan yang hamil. Saat ini angka kematian satwa yang turun menyebabkan orang percaya bahwa mangemen sudah berubah," tambahnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini