Share

Paus Fransiskus Terbitkan Buku Dukung Homoseksual

Silviana Dharma, Okezone · Senin 11 Januari 2016 22:19 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 11 18 1285632 paus-fransiskus-terbitkan-buku-dukung-homoseksual-lc1M9hC0DO.jpg Paus Fransiskus. (Foto: Premier Christian Radio)

VATIKAN CITY – Gereja Katolik Roma di Vatikan menerbitkan buku baru berjudul ‘The Name of God is Mercy’ yang berisi mengenai pandangan-pandangan Paus Fransiskus mengenai fenomena homoseksual dan LGBT.

“Saya senang kita sekarang mau secara terbuka membicarakan kaum homoseksual. Kita tidak seharusnya memandang orang lain dari kecenderungan seksualnya saja. Marilah kita selalu mengingat kasih Allah kepada semua ciptaan-Nya dan kita ditakdirkan untuk menerima kasih-Nya yang tak terbatas itu,” ujar Paus bernama asli Jorge Mario Bergoglio, dikutip dari Premier Christian Radio, Senin (11/1/2016).

Pemimpin umat Katolik asal Buenos Aires ini juga menceritakan jemaat gay yang ia kenal. Jemaat itu memang memiliki kecenderungan seksual menyimpang, namun ia mau mengakui dosanya dan memohon untuk didoakan.

“Saya kenal seorang gay yang hidup penuh kasih. Ia sangat mencintai teman kencan prianya dan mereka sangat menginginkan anak. Dan mereka punya tiga,” tuturnya.

“Pria ini begitu baik sampai ia dianugerahi hak asuh oleh pengadilan atas anak dari pernikahan pertamanya. Setiap minggu ia ke gereja dan misa. Ia mengaku di bilik pengakuan dosa mengenai kelainannya dan memohon berkat,” tambahnya.

Menurut Paus, ia lebih menghargai kaum penyuka sesama jenis yang menyadari bahwa diri mereka salah, namun tetap dekat dengan Tuhan. Mereka lebih baik daripada orang-orang munafik yang berlindung di balik bangunan gereja, mengecam jemaat dan dunia yang kotor, sementara di belakangnya ia justru melakukan kejahatan yang selama ini ia tuduhkan kepada orang lain.

Di samping mengumbar pandangan terbuka dan keprihatinannya tentang kelompok marjinal tersebut, ia juga menyindir panitera gerejanya yang baru-baru ini terlibat skandal korupsi.

“Seorang koruptor bisa marah karena dompetnya dicuri. Ia lalu mengeluhkan keamanan di jalan-jalan. Akan tetapi, kemudian dia sendiri yang belaku curang dengan menggelapkan pajak negara,” sindirnya.

Ia menyamakan para koruptor yang tak tahu diri itu layaknya orang-orang yang bau mulut tapi tidak pernah sadar bahwa napas mereka mengganggu teman bicaranya selama ini.

Buku itu diluncurkan bertepatan dengan Hari Raya Pengampunan Dosa yang dirayakan setiap 25 tahun sekali pada Selasa, 12 Januari 2016.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini