Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berkat Pertamina, Durian Menoreh Kuning Melimpah di Kulonprogo

Advertorial , Jurnalis-Rabu, 13 Januari 2016 |06:00 WIB
Berkat Pertamina, Durian Menoreh Kuning Melimpah di Kulonprogo
petani kembangkan durian menoreh di Kulonprogo
A
A
A

Pertamina berhasil membina masyarakat Desa Banjaroya, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mengembangkan sebuah agrowisata dengan produk unggulan durian menoreh kuning.

Untuk diketahui, Sentra Pemberdayaan Tani (SPT) merupakan salah satu program desa binaan CSR Pertamina.

Setelah sukses membina dan mendampingi masyarakat Desa Wonokerto, Semarang, Jawa tengah yang mengembangkan agrowisata buah naga, kali ini SPT Pertamina menyasar ke masyarakat Desa Banjaroya, Kabupaten Kulonprogo, DIY, yang masih berada di sekitar wilayah operasi terminal BBM Rewulu.

Faktanya, Desa Banjaroya dan sekitarnya merupakan daerah perbukitan yang kering dan pertaniannya masih tertinggal sehingga tingkat sosial ekonomi warganya masih rendah. Sebagian besar kondisi tanah di desa tersebut kurang produktif.

Bekerjasama dengan Yayasan Obor Tani sejak tahun 2013, Pertamina memberdayakan masyarakat Desa Banjaroya untuk memanfaatkan lahan kurang produktif tersebut. Melalui bantuan modal bibit pohon, pupuk pelatihan, dan pembinaan, lahan tersebut saat ini telah berhasil ditanami pohon durian menoreh kuning.

Keunggulan durian menoreh kuning di antaranya daging buahnya berwarna kuning kemerahan dan rasanya lebih manis dibandingkan dengan jenis durian lainnya. Keunggulan ini membuat durian menoreh kuning memiliki harga pasaran lebih tinggi dibandingkan durian montong.

Bibit pohon durian menoreh kuning ditanam di lahan-lahan milik warga dan tanah bengkok yang dipinjamkan pemerintah desa untuk dimanfaatkan warga. Total luas lahan yang ditanami sekitar 20 hektare dengan jumlah 3.000 pohon.

Sejak penanaman bibit pohon tahun 2013, maka diharapkan hasil dapat dipanen pada 2016. Di samping itu, para petani berinisiatif menanam tanaman sela yang dapat memberikan pemasukan tambahan.

Program SPT ini memberikan manfaat di beberapa aspek. Di aspek ekonomi sudah jelas rejeki akan dirasakan oleh petani dan warga dari hasil panen durian dan agrowisata.

Di aspek lingkungan, dengan pemanfaatan lahan kurang produktif untuk perkebunan buah durian, maka meningkatkan cadangan air dalam tanah dan daya serap karbondioksida. Sedangkan di aspek edukasi, para petani mendapatkan pengayaan pengetahuan mengenai teknologi budidaya pertanian.

“Tadinya saya bertani ya secara tradisional saja. Saya bersyukur mendapatkan pelatihan ini, jadi tahu cara bertani yang lebih modern,” ungkap Soleh, salah satu petani SPT.

Selain pelatihan, bibit pohon, pupuk, biaya pemeliharaan selama 3,5 tahun, dan biaya pengendalian hama penyakit, bantuan yang diberikan Pertamina juga meliputi pembangunan waduk mini seluas satu hektare, wisma tani, dan fasilitas pelengkap di kebun durian yang kini telah menjadi obyek agrowisata itu, seperti patung durian, jogging track, dan gazebo-gazebo.

“Melalui program SPT Pertamina, kami berharap dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi sumber penghasilan, baik dari hasil panennya maupun dari agrowisata,” tutur CSR Manager Pertamina, Agus Mashud.

Benar saja, bahkan saat ini Desa Banjaroya sudah cukup ramai didatangi pengunjung sebagai tujuan wisata.

“Tahun depan kami berharap pohon-pohon durian itu mulai berbuah dan akan semakin ramai dikunjungi wisatawan. Kami berdoa semoga program ini sukses. Pertamina bangga menjadi bagian dari upaya terbangunnya kemandirian ekonomi masyarakat. Semua kesuksesan ini tentunya tidak terlepas dari kemauan masyarakat Desa Banjaroya untuk maju, dukungan pemerintah daerah, serta kerjasama Yayasan Obor Tani,” tambah Agus.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement