JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Tantowi Yahya mengatakan pihaknya yakin bahwa Badan Intelijen Negara (BIN) mengetahui ada rencana aksi teror yang disusun para pelaku teror.
"Kita sangat yakin bahwa BIN sudah tahu, bahwa ancaman tersebut ada," ujar Tantowi di Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Jumat (15/1/2016).
Oleh karena itu, pihaknya akan memanggil Kepala BIN Sutiyoso, pekan depan. Tujuannya adalah untuk dengar pendapat seputar aksi dan rencana teror yang terjadi.
"Kita di Komisi I akan memanggil Kepala BIN untuk melakukan dengar pendapat dulu," sambungnya.
"Kita akan dengar langsung dari beliau apa yang beliau ketahui, apa saja yang beliau telah lakukan terkait pengetahuan yang sudah didapat, kemudian mengapa kok bisa terjadi," jelas Tantowi.

Disinggung apakah BIN kecolongan karena tidak bisa mengantisipasi aksi teror, ia tidak berkomentar lebih jauh.
"Apapun bahasa yang akan kita gunakan, ya terjadi (aksi teror) kan, kan begitu," cetusnya.
Menurutnya, BIN sesuai undang-undang adalah garda terdepan dalam upaya pencegahan dini gerakan terorisme.
"Jadi sesungguhnya BIN itu berada dalam garis terdepan dalam memberangus bila perlu, atau minimal meminimalisir setiap gerakan-gerakan yang berpotensi menuju pada radikalisme dan terorisme," tuturnya.
Meski BIN dianggap tahu rencana aksi terorisme, menurutnya ada hal yang perlu dipikirkan lebih lanjut. "Jangan lupa, teroris itu melakukan kegiatannya saat kita lengah," tandasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.