Ditambahkan Tito, menurut keterangan dari keluarga kandungnya, pria berusia 69 tahun itu tewas akibat ditembak oleh tersangka.
"Kalau menurut keterangan yang masih hidup, dia ditembak oleh tersangka. Tapi nanti kan kita bisa cek dari uji balistik nanti kena pelurunya identik enggak dengan senjata pelaku. Kalau identik berarti benar dia ditembak oleh pelaku," tuturnya.
Sebagai informasi, lima dari tujuh jenazah itu adalah pelaku teror sementara dua sisanya merupakan warga sipil. Lebih lanjut Tito mengatakan, pihaknya tengah mengembangkan kasus teror tersebut dengan mencari tahu siapa saja yang terlibat dalam kasus itu.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.