nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesepakatan Nuklir Iran Dimulai, Ini Reaksi Para Capres AS

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 17 Januari 2016 15:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 01 17 18 1290203 kesepakatan-nuklir-iran-dimulai-ini-reaksi-para-capres-as-T1YbfowTUV.jpg Calon Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump. (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Kesepakatan program nuklir antara Iran dan enam kekuatan dunia yang disetujui tahun lalu mulai berlaku hari ini (17/1/2016). Berlakunya kesepakatan itu diikuti dengan pencabutan sanksi internasional terhadap Iran dan pertukaran tahanan antara Washington dengan Teheran.

Peristiwa bersejarah ini ditanggapi dengan reaksi beragam oleh para kandidat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS). Meski ada suara positif yang menyambut perjanjian tersebut, sebagian besar menyatakan tidak setuju dan mengkritik Pemerintahan Obama akan kesepakatan tersebut.

Mereka umumnya menyambut baik kepulangan para tahanan, namun, tidak setuju dengan syarat yang diajukan Iran.

Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump mempertanyakan keuntungan yang diperoleh AS dari pertukaran tahanan yang terjadi antara kedua negara. Iran dilaporkan membebaskan lima warga AS yan menjadi tahanan di Iran dan sebaliknya AS akan membebaskan tujuh warga Iran yang mereka tahan.

“Mereka mendapatkan tujuh orang ditambah USD150 miliar, kita mendapatkan empat,” kata Trump. Selain pertukaran tahanan, Iran juga akan mendapatkan sekira USD100 miliar dari asetnya yang dibekukan selama sanksi berlaku.

“Saya senang mereka kembali, tapi saya katakan pada Anda, adalah suatu hal yang memalukan mereka harus berada di sana untuk waktu selama itu,” ujarnya. Hal serupa disampaikan capres Partai Republik lainnya, Mike Huckabee, yang mengumpamakan pencabutan sanksi terhadap Iran seperti menulis cek untuk Hitler sebelum berlangsung Perang Dunia II dan berharap dia akan berhenti bertingkah.

Senator Marco Rubio dan Gubernur New Jersey Chris Christie, dua orang capres Partai Republik lainnya mengkritik pertukaran tahanan yang dilakukan Pemerintahan Obama. Kedua politisi tersebut menganggap pertukaran tahanan akan membuat negara lainnya berpendapat mereka dapat mendapatkan keuntungan dengan menjadikan warga AS sebagai sandera.

Sedangkan pensiunan dokter bedah Ben Carson menyatakan senang dengan kepulangan para tahanan, namun mengkritik kesepakatan nuklir dengan Iran yang menurutnya cacat dan dapat membawa bencana bagi AS.

Satu-satunya capres Partai Republik yang memberikan tanggapan positif mengenai pertukaran tahanan ini adalah Senator Rand Paul. Dalam wawancaranya yang dilansir The Guardian, Minggu (17/1/2016), Senator Paul mengatakan pertukaran itu adalah sebuah harapan bagi kesepakatan nuklir tersebut.

Sementara dari Partai Demokrat, capres pemimpin jajak pendapat sementara Bernie Sanders menyambut baik dilepaskannya empat warga AS oleh Iran. Dalam pernyataannya, Sanders mengatakan bahwa peristiwa ini menjadi bukti bahwa diplomasi masih bisa dilakukan di salah satu wilayah paling volatil di dunia itu.

Mantan ibu negara Hillary Clinton juga menyambut baik kepulangan para tahanan dan berlakunya kesepakatan nuklir Iran. Namun, dia menyerukan AS untuk menjatuhkan sanksi baru karena pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang baru-baru ini dilakukan Iran dengan melakukan uji coba rudal balistik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini