nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jemput Jenazah, Ayah Pelaku Bom Sarinah Minta Maaf

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2016 05:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 01 29 337 1299852 jemput-jenazah-ayah-pelaku-bom-sarinah-minta-maaf-TC3yzL6Nji.jpg Jasad pelaku bom Sarinah saat diambil pihak keluarga (Syamsul Anwar Khoemaeni/Okezone)

JAKARTA  - Empat jenazah pelaku terror bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016, telah dikembalikan kepada keluarga.

Jenazah terakhir, Dian Juni Kurniadi, dijemput keluarga sekira pukul 02.00 WIB, Jumat (29/1/2016). Penyerahan jenazah yang dikawal aparat kepolisian bersenjata lengkap tersebut dilakukan secara simbolis dari pihak Densus 88 kepada orang tua Dian, Sutopo.

“Keluarga meminta maaf kepada seluruh keluarga korban tragedi ledakan bom Thamrin dengan apa yang dilakukan Dian,” ujar Sutopo usai menerima jasad anaknya di RS Polri Krmatjati, Jumat (29/1/2016).

Sutopo mengaku kaget dengan tindakan nekad putranya. Terlebih pria asal Tegal, Jawa Tengah itu tergabung dalam jaringan teroris. “Keluarga tidak menyangka, kaget,” imbuhnya.

Usai prosesi penyerahan, jasad Dian langsung dibawa dengan mobil ambulans ke Tegal untuk dimakamkan hari ini juga. Seperti diketahui, sejak Rabu lalu, jasad pelaku terror bom Sarinah mulai diambil keluarga.

Dimulai dari Sunakim alias Afif yang dimakamkan di Subang, Jawa Barat. Menyusul selanjutnya jasad Muhamad Ali yang dikebumikan di kawasan Meruya, Jakarta Barat. Kemarin, jenazah Ahmad Muhazan juga telah dijemput keluarga untuk dimakamkan di Indramayu, Jawa Barat.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini