Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

50 Persen PSK Indramayu Terjangkit HIV

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis-Rabu, 17 Februari 2016 |16:43 WIB
50 Persen PSK Indramayu Terjangkit HIV
PSK (Foto: Ilustrasi)
A
A
A

INDRAMAYU - Hampir 800 pekerja seks komersial (PSK) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terjangkit HIV/AIDS. Jumlah tersebut 50 persen dari 1.600 PSK yang berkeliaran di Indramayu.

Kasi Kesejahteraan Anak dan Lansia Dinas Sosial, Ketenagakerjaan, dan Transmigrasi, Kabupaten Indramayu, Abdul Khalim mengatakan, wilayah barat Kabupaten Indramayu menjadi penyumbang terbesar.

"Dari hasil pengamatan kami, sekira 1.600 PSK Indramayu sebanyak 50 persennya terkena HIV/AIDS dan 10 persennya meninggal dunia," katanya, Rabu (17/2/2016).

Menurut Abdul, kendati sudah ada perda yang melarang praktik prostitusi, namun kenyataannya di lapangan masih saja ada lokalisasi. Misalnya, seperti yang terjadi di Desa Cilege Indah, Kecamatan Gantar dan sepanjang jalur Pantura.

"Kami sudah sering melakukan upaya untuk menekannya dengan melakukan operasi pekat dan melakukan pembinaan, akan tetapi kegiatan prostitusi tersebut tidak bisa dihilangkan," katanya.

Pada 2015 saja, sudah terjaring sebanyak 62 PSK, dan 42 orang dipulangkan karena tidak memenuhi syarat untuk dilakukan pembinaan, seperti PSK yang memiliki penyakit, dan memiliki anak, serta memasuki usia tua.

"Sisa 20 orang ini kami berikan pembinaan yang berlokasi di Palimanan. Ke- 20 orang ini masih dikatakan usia produktif mulai dari 19-45 tahun," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement