Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Senjata Kuno Paling Mengagumkan yang Pernah Ada di Dunia

Rizka Diputra , Jurnalis-Rabu, 24 Februari 2016 |13:07 WIB
Senjata Kuno Paling Mengagumkan yang Pernah Ada di Dunia
ilustrasi perang zaman romawi kuno (foto: 1freewallpapers.com)
A
A
A

Peradaban manusia di zaman kuno ternyata tidak hanya hebat dalam bidang arsitektur bangunan seperti piramida, taman gantung ataupun Candi Borobudur. Orang-orang di masa lalu ternyata juga memiliki kemampuan mengagumkan dalam menciptakan senjata untuk mempertahankan diri atau menyerang musuh.

Berikut lima senjata kuno peninggalan manusia terdahulu yang punya efek luar biasa, seperti dilansir dari boombastis.com.

Burung Gagak Pembawa Api

Senjata kuno dari negeri Tiongkok ini berbentuk burung mainan yang terbuat dari batang bambu dan kertas. Yang bikin senjata kuno ini mengerikan ialah lantaran burung tersebut telah diisi oleh bahan peledak.

Cara kerjanya ialah ditembakkan seperti roket udara yang dapat menjangkau jarak hingga 300 meter. Begitu sampai di lokasi target, burung ini akan meledak dengan sendirinya.

Cakar Archimedes

Senjata ini didesain oleh ilmuwan legendaris, Archimedes. Penciptaan senjata ini awalnya bertujuanm untuk mempertahankan wilayah tepi laut di dinding Kota Syracuse dari serangan laut. Senjata ini berbentuk derek raksasa dengan dilengkapi pengait.

Pengait tersebut mampu mengangkat sebagian badan perahu yang menyerang dari air. Begitu perahu terangkat, mesin itu lalu menjatuhkannya sehingga perahu milik musuh akan terbalik.

Guci Berisi Ular

Guci berisi ular dijadikan senjata pada masa Romawi kuno. Saat itu, ular memang menjadi hewan yang dianggap efektif menjadi senjata mematikan.

Penggunaan senjata ini bertujuan selain membunuh lawan, juga membikin panik pasukan musuh dalam peperangan. Sangat beralasan, karena ular-ular yang digunakan ialah ular yang mempunyai bisa sangat mematikan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement