"Mungking malingnya anak-anak punk yang sering kumpul di sekitar ruko," ujarnya.
Yosri semakin kesal setelah laporannya ditolak oleh Mapolsek Sagulung. Katanya, pihak kepolisian tidak bisa menerima laporannya karena barang bukti pembelian handphne itu tidak ada. Begitu juga dengan surat-surat kalung emas itu tinggal di rumahnya di Bukittinggi.
"Laporan saya tidak diterima polisi tadi, alasannya barang bukti pembelian handphone dan surat-surat emas itu tak ada," kata Yosri.
Selama ini, sekitar tempat tinggalnya sudah sering terjadi pencurian. Untuk itu ia beraharap kepada polisi supaya meningkatkan kinerjanya mengamankan wilayah tempat tinggalnya dari tindakan pencurian.
"Kalau laporan saya tidak diterima, saya harap polisi bekerja dengan baik supaya masyarakat tak mengalami pencurian lagi," ucap Yosri.
(Khafid Mardiyansyah)