SEMARANG – Basarnas Pos Jepara melakukan pencarian atas Kalijopulus (56 tahun) yang diduga hanyut di Sungai Lusi, Grobogan. Warga Desa Jengglong Timur RT 02 RW 06, Purwodadi, Grobogan, itu dilaporkan hilang saat memancing di pinggiran sungai tersebut.
"Berdasarkan informasi yang kami peroleh, Kalijopulus pertama kali diketahui hilang oleh teman memancing korban," kata Koordinator Basarnas Pos SAR Jepara, Agung Hari Prabowo, dalam pesan singkat, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (10/3/2016).
Menurut Agung, Kalijopulus dan temannya pergi memancing pada Selasa 8 Maret 2016 sejak pagi hari. Teman korban kemudian meninggalkan Kalijopulus untuk makan pada pukul 12.00 WIB. "Namun saat temannya kembali, korban sudah tidak ada. Hanya alat pancing dan ember yang ditemukan," ujar Agung.
Teman Kalijopulus berinisiatif menunggunya hingga malam tiba, tetapi ia tidak kunjung kembali. Akhirnya, Kalijopulus yang rumahnya cukup dekat dengan Sungai Lusi ini dilaporkan hilang ke Basarnas.
Basarnas Pos Jepara membentuk tim evakuasi gabungan dan melakukan penyisiran Sungai Lusi dengan dua perahu karet. "Pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang sungai dari tempat memancing sampai ke daerah Cumpleng atau 10 kilometer dari titik awal kejadian, tapi masih nihil," kata Agung.
Menurut Agung, tim evakuasi menghadapi kendala debit air sungai yang masih tinggi dan arus cukup kencang. "Tapi, hari ini pencarian akan kami perluas hingga Bendungan Klatak atau 15 kilometer dari lokasi kejadian," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)