JAKARTA - Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan psikolog di kepolisian sangat terbatas. Pernyataan Neta ini merujuk maraknya kasus polisi membunuh orang terdekatnya dan bunuh diri.
"Sekarang psikolog dalam kepolisian sangat terbatas. Jangankan di Polres di Polda jumlahnya sangat minim hanya satu dan dua. Jadi saya kira perlu ada penambahan psikolog di kepolisian," kata Neta yang ditemui di Kompolnas, Rabu (30/3/2016).
Yang menjadi persoalan terang Neta banyak sarjana psikologi yang tidak mau gabung ke kepolisian karena gajinya kecil.
"Ini masalah padahal ada masalah psikologi yang besar di kepolisian," katanya.
Seperti yang diketahui dua kejadian polisi bunuh istri terjadi baru-baru ini. Pertama Brigadir ACK menembak istrinya hingga tewas di Bekasi. Dia menembak sang istri di bagian kepala. Diduga masalah pribadi menjadi persoalan dia nekat menghabisi nyawa orang terdekatnya itu.
Kedua Anggota Obvit Polrestra Depok Bripka Triyono membunuh istrinya Ratnita Handriyani. Dia membunuh karena kesal lantaran sering dimarahi istri.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.