Jika lahan parkir di kawasan ini sudah siap maka plaza di Luar Batang akan difungsikan sebagai tempat wisata warga.
“Makanya kita juga pengin parkir di Tongkol. Kita akan rapiin di Tongkol. Lalu plazanya buat siapa, kita mesti tata kan, plaza kan orang jalan santai, lihat Kota Tua, mesti siapin satu tempat buat orang dagang, supaya plaza enggak jelek,” jelas dia.
Hal ini, lanjut Ahok, seperti halnya yang terjadi pada penataan kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Dulunya kawasan sekitar Museum Fatahillah ini dipenuhi PKL yang mengganggu para pejalan kaki dan wisatawan. Karena itu, untuk membenahi kawasan tersebut PKL harus digusur dan ditata ulang.
“Masak Museum Fatahillah kamu isi sama 1.000 orang, ini mau buka bazar atau mau buat orang jalan gitu lho. Yang kayak gitu kita mesti gusur,” pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )