Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 in 1 Dihapus, Ahok Akan Terapkan ERP

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 05 April 2016 |10:35 WIB
3 in 1 Dihapus, Ahok Akan Terapkan ERP
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - ‎Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memantau penghapusan sistem 3 in 1 di jalanan Ibu Kota yang berlangsung hari ini.

"Tadi kita coba memang kelihatannya langsung pengendara bawa sendiri-sendiri dari arah (Jalan) Gajah Mada. Nanti polisi akan ukur kemacetan. Memang idealnya itu sudah benar," kata Ahok di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut menegaskan bahwa penghapusan aturan ini karena Pemprov DKI berkomitmen menghapus eksploitasi terhadap anak.

"Kan korbanin anak, enggak mau juga. Kita pikir setelah evaluasi dua minggu ini akan kita lihat (bagaimana hasilnya)," ungkap Ahok.

Sebelum menghapus sistem 3 in 1, kata Ahok, Pemprov DKI telah mencanangkan untuk menerapkan electronic road pricing (ERP) sebagai salah satu solusi mengurai kemacetan di Ibu Kota.

"Dulu kita pernah berpikir sebelum mencapai ERP bagaimana caranya supaya tak ada eksploitasi anak-anak lagi. Salah satunya pakai ganjil-genap. Tapi ngapain mesti pakai perantara ganjil-genap, langsung ke ERP saja," tuturnya.

Ia menambahkan, penerapan ERP ditargetkan akan diberlakukan pada tahun depan. Namun, aturan tersebut terlebih dahulu harus dikaji dengan mengevaluasi penghapusan aturan 3 in 1 ini.

"Secepat-cepatnya kan butuh setahun juga. Kita tunggu saja (hasil evaluasi). Minggu ini atau minggu depan," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement