Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Manusia Perahu" Lebih Peka Ketimbang Ahok

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Kamis, 14 April 2016 |13:50 WIB
WArga pasar ikan tinggal di perahu nelayan (Fakhrizal Fahri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Sebagian warga Pasar Ikan lebih memilih tinggal di perahu ketimbang pindah ke Rumah Susun yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Sosiolog Musni Umar menilai apa yang dilakukan oleh warga Pasar Ikan itu merupakan tindakan untuk menyelamatkan hidupnya.

"Saya rasa pilihan menjadi "manusia perahu" itu hanya tindakan protes saja. Mereka lebih peka daripada Ahok. Karena jika dirinya dipindahkan ke rusun, mau makan bagaimana? Sedangkan mereka hanya bisa melaut, dan jika tidak melaut, mau bagaimana bayar sewa rusun. Jadi pilihanya itu (jadi manusia perahu) untuk menyelamatkan hidupnya," katanya kepada Okezone, Kamis (14/4/2016).

(Baca juga: Tangis Uci, Warga yang Jadi "Manusia Perahu" Setelah Digusur Ahok)

Seharusnya, kata dia, Ahok semestinya memikirkan lebih jauh dampak yang dialami para warga yang mengantungkan hidupnya di laut.

"Karena nasi sudah jadi bubur, Ahok harus bangun apartemen/rusun di kawasan tersebut (Pasar Ikan dan Luar Batang) yang diperuntukan bagi warga miskin, jadi bukan pro orang kaya saja. Hal ini untuk menjaga sisi historis, sosial dan ekonomi warga," tandasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Pasar Ikan bernama Acho menjelaskan bahwa hidupnya saat ini semakin sulit lantaran tidak bisa melaut. (Baca juga: Soal Manusia Perahu, Ahok: Enggak Usah Bikin Film Sinetron Lah)

"Saya biasa melaut di sini. Kalau tinggal di Marunda bagaimana pekerjaan saya? Kalaupun ada mobil antar-jemput, belum melaut sudah lelah," kata Acho kepada Okezone, Rabu kemarin.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menggusur kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakara Utara beberapa waktu lalu. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan bahwa area tersebut digusur guna membangun ruang terbuka hijau dan membangun kembali sisi sejarah daerah pesisir utara Jakarta.

 

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement