"Enggak ada paraf Gubernur apalagi Wali Kota Jakarta Timur. Cuma tulisan tembusannya saja," ungkapnya.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa pihak dari RT dan RW tidak pernah menemui warga pacuan kuda tersebut. "Ketua RT enggak pernah ngomong," serunya.
Sebagai informasi, kawasan pacuan kuda Pulomas di Pulogadung, Jakarta Timur, akan digusur akibar dampak pengembangan sarana olahraga equestrian (lompat kuda) untuk kepentingan ASEAN Games 2018.
(Rachmat Fahzry)