nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lokalisasi Digusur, PSK Indramayu Buka Praktik Rumahan

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Minggu 17 April 2016 13:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 04 17 525 1365025 lokalisasi-digusur-psk-indramayu-buka-praktik-rumahan-aatAPVxJWl.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

INDRAMAYU - Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menggusur tempat-tempat yang diduga sebagai praktik prostitusi, ternyata tidak menjamin para Pekerja Seks Komersial (PSK) tersebut untuk bertobat, bahkan diduga para PSK tersebut membuka praktik rumahan di sejumlah desa di Kabupaten Indramayu.

(Baca Juga: PSK Pantura Kini Tak Terkontrol)

Salah seorang pemilik kafe di lokalisasi Cilege Indah, berinisial SLM mengaku kebijakan Pemkab Indramayu itu tidak bisa menjamin menghilangkan praktik prostitusi. Bahkan, dengan adanya kebijakan ini sebenarnya bisa memicu maraknya praktik prostitusi rumahan.

"PSK bukan hanya ada di lokalisasi saja tapi di rumah-rumah pun ada, kalau tidak percaya silahkan cek," tegasnya kepada Okezone, Minggu (17/4/2016).

Ia menjelaskan, kasus PSK sama seperti siklus gunung es penderita HIV/AIDS di Kabupaten Indramayu. Diketahui, HIV/AIDS di daerah ini sering ditemukan pada ibu rumah tangga terutama para ibu hamil, yang diduga mereka (ibu hamil) tertular oleh suami mereka yang diduga menggunakan jasa PSK.

(Baca Juga: 50 Persen PSK Indramayu Terjangkit HIV)

"Kebetulan saya yang dilibatkan dalam pengecekan penderita HIV/AIDS di Indramayu, faktanya memang seperti itu. Bahkan saya pun berniat untuk melakukan pengecekan kepada para laki-laki di Kabupaten Indramayu," ungkap dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini