Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Undang KPK Bahas Reklamasi Teluk Jakarta

Gunawan Wibisono , Jurnalis-Rabu, 27 April 2016 |13:57 WIB
Jokowi Undang KPK Bahas Reklamasi Teluk Jakarta
Presiden Joko Widodo
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengelar rapat terbatas bertema reklamasi Jakarta atau national capital integrated coastal development (NCICD). Dalam ratas tersebut, juga dihadiri pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Presiden mengatakan, datangnya pimpinan lembaga antirasuah tersebut, tidak terkait dengan masalah hukum yang sampai saat ini masih berjalan soal adanya suap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang melibatkan anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi.

"Jadi, jangan dipersempit yang berkaitan dengan reklamasi Jakarta dan pada sore hari ini kita tidak berbicara masalah hukum yang berkaitan dengan reklamasi, Meskipun di sini kita undang KPK," ujar Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

(Baca Juga: Ahok Dijadwalkan Datangi Istana Bahas Reklamasi Teluk Jakarta)

Selain KPK, rapat tersebut juga dihadiri oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Saat dikonfirmasi, Ahok mengatakan dirinya akan menjelaskan secara gamblang detail-detail tentang proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta itu.

"Aku nanti jelasin soal reklamasi yang kemarin saja," kata Ahok.

Rapat tersebut juga dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, Jaksa Agung HM Prasetyo, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Menteri BUMN Rini Soemarno.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement