Senjata genggam ini pertama kali mulai digunakan di ranah dunia militer pada Mei 2000. Garda Nasional Siprus membeli 250 unit pistol tersebut untuk digunakan oleh pasukan khusus mereka.
Secara desain, senjata api berjenis semi otomatis dan hammer dari senjata api ini cukup unik karena tersembunyi di dalam rangkanya sehingga tidak telihat dari luar. Bahan polimer digunakan untuk desain dari pistol ini. Bahkan slide baja yang berada di senjata genggam ini terbungkus dengan polimer.
Dilaporkan, hal ini dilakukan demi mengurangi bobot pistol ini, serta demi meningkatkan daya tahannya terhadap karat. Selain itu, hal tersebut juga dilakukan untuk mencegah refleksi cahaya yang dapat mengganggu pandangan penggunanya.
Walaupun terdapat bagian yang masih terbuat dari rangka, pistol ini tetap dianggap sebagai senjata genggam ringan karena hanya memiliki bobot 744 gram. Bobot ini sudah termasuk 20 peluru yang berada di dalam pistol. Namun, pistol ini tidak terlepas dari kontroversi yang sempat membayanginya.
Awalnya, Pistol FN Five-seven dan amunisinya dibuat oleh FN Herstal hanya untuk dijual ke para penegak hukum dan pihak militer. Tapi, pada 2004 senjata api ini memiliki model baru yang bernama Five-seven IOM dan dikenalkan ke publik beserta amunisinya 5,7 x 28 mm SS192 sebagai senjata api untuk warga sipil.