Cabang perusahaan FN di Amerika Serikat (AS) memasarkan pistol model ini kepada warga sipil dengan mengiklankannya sebagai senjata api ini cocok untuk perlindungan diri, menembak target di lapangan tembak, dan lain-lain. Organisasi kontrol senjata api di AS sangat menentangnya, bahkan pada akhir 2004 penjualan pistol ini menurun drastis.
Bahkan, menurut ATF (Biro penegakkan hukum terhadap alkohol, rokok, senjata api, dan bahan peledak di AS) sempat mengatakan bahwa pistol FN Five-seven adalah salah satu senjata favorit dari kartel narkoba pada Perang Narkoba Meksiko. ATF juga menyatakan bahwa senjata api ini kerap diselundupkan dari AS ke beberapa negara untuk digunakan oleh para kartel narkoba.
Namun terlepas dari kontroversinya, senjata genggam ini masih tetap dianggap mumpuni bila berada di tangan yang benar seperti pihak militer dan kepolisian. Selain ukurannya yang kecil, bobotnya yang ringan memudahkan pihak penegak hukum dalam melakukan berbagai operasi.
Di AS sendiri, FN Five-seven saat ini digunakan oleh 300 badan penegak hukum, termasuk Secret Service. Percaya atau tidak, Indonesia adalah salah satu negara yang menggunakan pistol ini di militernya, tepatnya digunakan oleh Kopaska dan Kopassus.
Dilaporkan, senjata ini sendiri telah digunakan oleh badan penegak hukum dan militer di lebih dari 40 negara. Sehingga dari jumlah penggunanya bisa diketahui bahwa senjata api genggam ini sudah terbukti mumpuni dan bisa dinobatkan sebagai pistol paling mumpuni di dunia.
Berikut ini spesifikasi singkat dari pistol FN Five-seven:
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.