Senapan serbu G36 bisa dikatakan sebagai mahakarya dari perusahaan Heckler and Koch yang dibuat untuk menggantikan senapan serbu G3. Semenjak 1995, senapan serbu G36 adalah senjata api standar dari angkatan bersenjata Jerman.
(Foto: Military Factory)
Senapan serbu ini juga dikenal sebagai produk ekspor yang dianggap sukses dari Heckler and Koch. Faktanya, G36 hingga saat ini sudah diekspor ke lebih dari 40 negara.
Senapan serbu G36 menggunakan peluru jenis NATO 5,56 x 45 mm. Senapan ini dioperasikan dengan dasar gas konvensional dengan setting di badan senjata yang dapat dipilih otomatis, burst, atau standar.
Dilaporkan, purwarupa dari G36 pernah diuji coba dengan senapan serbu milik Austria Steyr AUG. Saat uji coba tersebut, G36 terbukti memiliki nilai lebih tinggi pada beberapa aspeknya. Senapan serbu ini juga dikabarkan di manufaktur dengan teknologi terbaru.
Pada bentuk standarnya, G36 memiliki tempat peluru yang memiliki kapasitas 30 peluru dan bahan dasarnya adalah plastik, sehingga bisa dipastikan senjata ini memiliki bobot yang ringan. G36 juga dapat dilengkapi dengan berbagai teropong, bahkan dapat dipasang juga dengan peluncur granat di laras bagian bawahnya.
G36 dianggap sebagai salah satu senapan serbu terbaik di dunia karena bentuknya yang modern, ringan, serta dapat diandalkan dalam berbagai operasi militer. Walaupun tidak se-“wah” seri AK-100, G-36 dianggap senapan serbu dengan tingkat presisi yang tinggi.